Contoh Surat Lelang

Contoh surat lelang – Surat lelang adalah surat yang dibuat untuk melakukan sebuah penjualan secara terbuka dan umum dengan penawaran harga secara tertulis. Pemenang lelang adalag yang menawar barang yang dijual dengan harga paling tinggi. Contoh-Surat-Lelang

Berdasarkan aturan elang, lelang tegolong ke dalam dua jenis yakni, lelang barang bergerak dan lelang barang tidak bergerak yang meliputi:

  1. Lelang Noneksekusi Sukarela. Lelang untuk melaksanakan penjualan barang milik perorangan, kelompok masyarakat atau Badan Swasta yang dilelang secara sukarela oleh pemiliknya. Harga limit dapat bersifat terbuka / tidak rahasia atau dapat bersifat tertutup/ rahasia sesuai keinginan Penjual/Pemilik Barang.
  2. Lelang Eksekusi. Lelang untuk melaksanakan putusan/penetapan pengadilan atau dokumen-dokumen lain yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dipersamakan dengan itu, dalam rangka membantu penegakan hukum, antara lain: lelang eksekusi fiducia dan lelang eksekusi pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan (UUHT No.4 Tahun 1996). Pasal 6 UUHT No. 4 tahun 1996, yaitu apabila debitur cidera janji, Pemegang Hak Tanggungan tingkat Pertama mempunyai hak untuk menjual obyek Hak Tanggungan atas kekuasaan sendiri melalui pelelangan umum serta mengambil pelunasannya dari hasil tersebut. Harga limit bersifat terbuka/tidak rahasia dan harus dicantumkan dalam pengumuman lelang.
  3. Lelang Non Eksekusi Wajib. Lelang untuk melaksanakan penjualan barang milik negara/daerah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan Negara atau barang milik Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) yang oleh peraturan perundang-undangan diwajibkan untuk dijual secara lelang, termasuk kayu dan hasil hutan lainnya dari tangan pertama.

Oke untuk lebih jelasnya mengenai seperti apa susunan dan format surat lelang, silahkan lihat contoh dibawah ini.

Contoh Surat Lelang

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
UNIT LAYANAN PENGADAAN (ULP)
Gedung Rektorat Universitas Brawijaya Lt. IV Jl. Veteran Malang 65154
Telp. : +62-341-575816, 575777 psw. 128; Fax : +62-341-575816
website: http://xxx.xxx.com   e-mail: [email protected]

Malang, …………………….

Nomor      : …………………..
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal      : Pengajuan Proses Lelang

Kepada Yth,
Kepala ULP
Universitas Brawijaya
Di Malang

Dengan hormat,

Bersama ini kami mohon untuk segera dilaksanakan proses pelelangan untuk paket dibawah ini :

No. Uraian Nilai Pagu Nilai PHS Sumber Dana
1. …………………….. Rp. …………………… Rp. …………………… PNBP/APBN/BOPTN/APBN-P

Demikian atas perhatiannya dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

Pejabat Pembuat Komitmen
Fakultas/Unit Kerja………….
Universitas Brawijaya
…………………………………………
NIP. ………………………………..

Contoh Surat Lelang II

KOP SURAT

Nomor       :
Lampiran  :
Perihal       :

Kepada Yth,
Pejabat Pembuat Komitmen (P2K)
………………………………………………..
………………………………………………..
Di Bandung.

Dengan hormat,

Setelah mempelajari Dokumen Pekerjaan Pengadaan ………………………………………………………………………………
……………………..
…………………………………………….serta telah mengikuti Rapat Penjelasan Pekerjaan pada tanggal…………………………………………, kami yang bertandatangan dibawah ini:

Nama                :
Jabatan            :

Bertindak untuk dan atas nama,

Perusahaan    :
N.P.W.P            :
Alamat             :

Bersama ini mengajukan Dokumen Penawaran pekerjaan dimaksud dengan uraian sebagai berikut :

  1. Dokumen Administrasi terdiri dari Surat Penawaran, Jaminan Penawaran, Referensi Bank, Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negri Sipil/TNI/POLRI dan Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen sesuai dengan Dokumen Pelelangan;
  2. Dokumen Teknis terdiri dari daftar merk dan spesifikasi barang/peralatan, gambar/brosur barang/peralatan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. dan time schedule pengiriman, Surat Dukungan, Jaminan Ketersediaan dan Jaminan Purna Jual dari Pabrikan/Agen/Distributor, sesuai dengan Dokumen Pelelangan;
  3. Dokumen Penawaran Harga terdiri dari Daftar Kuantitas dan Harga dengan mencantumkan rincian harga satuan dan keseluruhan barang/peralatan yang ditawarkan;
  4. Masa berlakunya Surat Penawaran ini adalah selama 60 (enam puluh) hari kalender, sejak tanggal Surat Penawaran;
  5. Jangka Waktu pelaksanaan pekerjaan yaitu selama 30 (tiga puluh hari) hari kalender, sesuai dengan ketentuan dalam dokumen Pelelangan.

Bersama ini kami mengajukan penawaran harga pekerjaan tersebut dengan nilai total penawaran sebesar Rp. ………………………….

Sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga

Apabila penawaran ini diluluskan, maka kami akan melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

  1. Sejak ditandatanganinya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), Maka kami sangup dan bersedia melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai dengan surat Perjanjian Pekerjaan/Kontrak.
  2. Bahwa kami akan senantiasa tunduk terhadap ketentuan – ketentuan dan Pengarahan Pejabat Pembuat Komitmen (P2K), Keppres Nomor 80/2003, serta Perubahan-perubahannya.
  3. Sampai saat penandatanganan Surat Perjanjian Pekerjaan/Kontrak, maka surat penawaran ini selama masa berlakunya adalah merupakan perjanjian yang mengikat.

Demikianlah surat penawaran harga ini kami buat, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Bandung, ……………………..
Hormat kami,
CV/PT………………………..
(……………………………)
Demikanlah beberapa contoh surat lelang yang baik dan benar menurut aturan yang berlaku. Semoga contoh-contoh diatas dapat dijadikan referensi untuk Anda dan bisa dijadikan contoh yang baik Untuk Anda. Untuk melihat contoh surat lainnya, silahkan baca-baca lagi blog ini. Terimakasih!