Contoh Surat Over Kredit Rumah

Contoh Surat Over Kredit Rumah – Over kredit merupakan proses pemindahan atau pengalihan penanggung jawab kredit. Jadi misalnya Anda adalah orang pertama yang mengredit rumah, nah Anda merasa tidak mampu meneruskan, lalu Anda mencari orang yang ingin meneruskan proses kredit rumah itu dengan membayar uang yang teah Anda keluarkan dan melanjutkan kredit rumah tersebut. Itu dinamakan over kredit.

Oke tidak usah berlama-lama ya, dibawah ini ada beberapa contoh surat over kredit rumah yang bisa Anda jadikan referensi.

Baca Juga : Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Contoh-Surat-Over-Kredit-Rumah

Contoh Surat Over Kredit Rumah Melalui Notaris

Surat Over Kredit Rumah

 

Pada hari ini, RABU,tanggal 18 MEI 2016, kami yang bertanda tangan di bawah ini   :

Pihak Pertama

Nama                                      : Dedi Setiawan
Tempat, Tanggal Lahir       : Bandung, 7 Oktober 1984
Pekerjaan                               : Wiraswasta
Alamat                                    : Komplek Taman Nusantara Jalan Kembang Merona No. 45 Kelurahan Subur Makmur                                                         Kecamatan Sejahtera Bandung 30979

Pihak Kedua

Nama                                      : Rendy Syahreza
Tempat, Tanggal lahir          : Bogor, 8 Februari 1980
Pekerjaan                               : PNS
Alamat                                    : Jalan Melodi Indah I No. 30 Kec. Gorontalo Kel. Pulau Intan Kab. Bandung Tengah                                                             40970

Dengan ini menyatakan kedua belah pihak telah sepakat untuk mengikat diri dalam Perjanjian Over Kredit Rumah, yang berlokasi di Komplek Gunung Kidul Cluster Bunga Terompet Blok A No. 5 Kota Bandung 90397, dengan ketentuan dan  syarat – syarat seperti tercantum  di bawah ini   :

  1. Pihak  Kedua membeli rumah milik Pihak Pertama, yang berlokasi tersebut diatas, dengan type 48, dengan harga Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah)
  2. Pihak Kedua melakukan pembayaran secara bertahap :
  • Pembayaran ke – 1 sebagai tanda jadi pembelian RUMAH sebesar 300.000.000,00 (Tiga Ratus Juta Rupiah) diserahkan Pihak Kedua kepada Pihak Pertama pada tanggal 16 MEI 2016.
  • Sisa dari pembayaran yaitu  sebesar  Rp. 200.000.000,00 (Dua Ratus Juta Rupiah) akan dilunasi  Pihak Kedua pada tanggal 20 MEI 2016, bersamaan dengan ditandatanganinya surat perjanjian ini.
  1. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian ini akan diselesaikan oleh kedua belah pihak dengan jalan musyawarah. Apabila ternyata bahwa penyelesaian perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyerahkan penyelesaiannya kepada Pengadilan Negeri Kota Bandung.

Hal – hal lain yang belum diatur dalam surat perjanjian ini akan diatur kemudian oleh kedua belah pihak secara musyawarah. Aturan tambahan tersebut merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini.

 

Pihak I                                                                                                Pihak II

 

Dedi Setiawan                                                                                    Rendy Syahreza

Mengetahui,

Saksi I                                                                                                 Saksi II

 

Oman Rahadian                                                                                 Haris Hutapea

Contoh Surat Over Kredit Rumah Melalui Bank

SURAT OVER KREDIT RUMAH

 Yang bertandatangan di bawah ini :
Nama                                      : Dedi Setiawan
Tempat/tanggal lahir           : Bandung, 18 April 1970
Agama                                    : Islam
Alamat                                    : Jalan Setia Asih No. 1 Kel. Ramai Kec. Matahari Cerah Kota Bandung 39090
Disebut dengan Pihak I

Nama                                       : Dimas Anggara
Tempat/tanggal lahir           : Bogor, 8 Februari 1980
Agama                                    : ISLAM
Alamat                                    : Jalan Melodi Indah I No. 30 Kec. Gorontalo Kel. Pulau Intan Kab. Bandung Tengah                                                             40970
Disebut dengan Pihak II

Pada hari ini Kamis Tanggal 19 Bulan Mei Tahun 2016, dalam hal ini saya atau disebut pihak I telah menyerahkn over kredit atas 1 unit rumah milik saya yang beralamat di:

Perumahan Bandung Commercial Park Blok B No. 2 RT. 01 RW. 01 Kel. Bunga Bali Kec. Taman Sari Kota Bandung Prov. Jawa Barat,

Kepada Bapak Dimas Anggara atau disebut Pihak II.

Setelah proses over kredit ini, pihak II bertanggung jawab sepenuhnya, berkewajiban melunasi semua sisa cicilan (108 kali cicilan) sampai tahun 2028. Selanjutnya setelah over kredit ini, pihak I tidak lagi bertanggung jawab menyelesaikan segala bentuk urusan berkaitan dengan rumah dengan alamat tersebut. Semua proses kelengkapan rumah ditanggung oleh Pihak I (Penjual) yang sifatnya membantu saja. Biaya yang timbul dari proses tersebut ditanggung oleh Pihak II (Pembeli).

Selanjutnya setelah perjanjian ini disepakati oleh kedua belah pihak, untuk memperkuat status hukum perjanjian ini. Apabila waktu yang telah ditentukan oleh Bank BTN yaitu 3 tahun Rumah boleh diover kredit, maka kedua belah pihak akan membawa perjanjian ini ke NOTARIS untuk membuat Akta Jual Beli.Demikianlah surat pernyataan over alih kredit rumah ini kami buat atas dasar musyawarahdan mufakat bersama, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan tanpa adanya paksaandari pihak manapun juga.

 

Pihak I                                                                                    Pihak II

Pemberi Over Kredit Rumah                                               Penerima over kredit rumah

 

Dedi Setiawan                                                                        Dimas Anggara

 

Saksi I

Alendra Syahril           ( ……………………………………..)

Saksi II

Aliando Syarif             ( ……………………………………..)

Nah itulah beberapa contoh surat over kredit rumah yang bisa kami sajikan. Ingat dalam melakukan proses over kredit lakukanlah dengan cara yang benar. Sehingga dalam prosesnya memiliki kekuatan hukum, dan ketika ada masalah dikemudian hari dapat diselesaikan secara adil dan tidak ada yang dirugikan.